Empat Tahanan dan Tiga Oknum Polisi Positif Nyabu

Rimanews – Empat tahanan narkoba pesta sabu di ruang tahanan Polres Bogor Kota. Tak hanya tahanan, tiga anggota Polres Bogor Kota juga kedapatan mengkonsumsi barang haram tersebut. Baik tahanan maupun petugas positif menggunakan sabu setelah dilakukan test urine. Di lokasi tahanan, petugas menemukan bungkus kecil sisa sabu. Kapolres Bogor Kota, AKBP Irsan sudah mengambil tindakan tegas dengan memproses ketiga anggotanya dan memeriksa empat tahanan. Baca Juga Bawa Ekstasi “Hello Kitty”, Mahasiswa Ditangkap Polisi Kepala BNN: Hukuman Mati Terhadap Bandar Narkoba Masih Sedikit Jokowi Kaget Lihat 445 Kilogram Sabu Tangkap Dahulu, Ralat Belakangan Update: Jumlah Penumpang dalam Pesawat Jatuh 13 Orang “Kita sedang selidiki, siapa orang yang memasok sabu ke dalam tahanan,” ujarnya kepada wartawan di Mapolres Bogor Kota, Senin (15/12). Irsan mengatakan, pihaknya sudah membebastugaskan tiga anggota polisi karena terindikasi mengkonsumsi narkotika jenis sabu. “Mereka adalah dua petugas penjaga rumah tahanan, Polres Bogor Kota, sedangkan satu oknum anggota lagi merupakan penjaga SPK positif narkoba setelah dilakukan tes urine mendadak,” ujarnya disela-sela deklarasi anti narkoba dan miras di Mapolres Bogor Kota. Ke tiga oknum petugas tersebut yakni Brigadir SL dan Briptu HN, sedangkan satu oknum lagi yakni Brigadir SD, yang bertugas menjaga Mako Polres Bogor Kota. Dia menambahkan, temuan tersebut terungkap saat dilakukan test urine secara berkala untuk seluruh anggota Polres Bogor Kota. ” Tesnya urinya sudah kita lakukan beberapa lalu dan kami mengambil sample urine di setiap unit. Dan ada tiga petugas yang dalam tes dinyatakan positif,” katanya. Selain urine mereka positif, petugas juga menemukan plastik bekas sabu dalam kamar tahanan. Menurut Irsan, modus masuknya narkoba kedalam sel cukup unik. Sabu tersebut dimaksukan oleh pembesuk ke dalam obat Bodrex yang tengahnya sudah dilubangi. Setelah sabu dimasukan, lubang obat bodrek ini dipadatkan termasuk bungkusnya ditutup kembali. “Karena menyerupai produk asli pabrik, anggota jaga tidak curiga. Setelah diterima tahanan, tablet bodrek dibuka dan isinya berupa sabu diambil kemudian dikonsumsi tahanan,” katanya. Irsan menambahkan, untuk mencegah terulangnya kembali kejadian tersebut, pihaknya sudah memerintahkan anggota yang bertugas menjaga tahanan untuk lebih teliti memeriksa barang bawaan pembesuk. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Narkoba , Tahanan konsumsi narkoba , polisi , Sabu-Sabu , Tes Urine , Barang Bukti , kriminal , Nasional

Sumber: RimaNews