Preview Final EFL Cup: Demi Awal Rezim Yang Positif

Gol tunggal Tommy Docherty pada pertandingan tersebut memastikan Southampton–yang ketika itu berada di divisi kedua–berhasil menaklukkan United–peringkat ketiga divisi pertama–dan memenangkan FA Cup pertama mereka sepanjang sejarah.
Percepat ke tahun 2017, kedua tim pun kembali bertemu pada partai puncak turnamen sampingan di sepakbola Inggris. Kali ini, giliran partai final EFL Cup yang menyajikan pertemuan antara Southampton dan United. Meskipun kedua tim kali ini bertemu dalam keadaan keduanya merupakan personil dari kasta tertinggi sepakbola Inggris, bisa dibilang pertemuan kedua tim ini cenderung timpang.

Dengan kemenangan atas Blackburn di FA Cup akhir pekan lalu dan di pertandingan melawan St. Etienne pada leg kedua babak 32 besar Europa League, anak asuh Jose Mourinho tentu tengah berada dalam kondisi mental yang cukup baik. Bagi sang pelatih, inipun menjadi kesempatan baginya untuk menyamai raihan Brian Clough dan Sir Alex Ferguson yang sama-sama berhasil memenangkan empat trofi kompetisi ini. Dan, tentunya kemenangan pada final ini bisa menjadi awal terbukanya keran trofi Mourinho di United.
Pada pertandingan ini, United kemungkinan akan tampil tanpa Henrikh Mkhitaryan dan Michael Carrick yang menderita cedera. Sementara itu, Juan Mata pun dikabarkan tidak ikut dengan rombongan tim United yang bertolak ke Wembley. Selain itu, United pun masih memiliki pemain-pemain seperti Anthony Martial, Marouane Fellaini hingga Marcus Rashford yang tentunya membuat Mourinho tidak perlu khawatir akan kedalaman skuatnya saat ini.
Berbeda dengan United yang berhasil terus membangun momentum mereka dalam beberapa pekan terakhir, Southampton justru akan menyambut pertandingan ini dengan sedikit ‘berkarat’. Anak asuh Claude Puel terakhir kali bermain di laga kompetitif adalah pada dua pekan lalu–dimana mereka menaklukkan Sunderland pada ajang Premier League. Setelahnya, tidak ada lagi pertandingan bagi Southampton menjelang laga final EFL Cup akhir pekan ini–sesuatu yang bisa menjadi keunggulan sekaligus kekurangan mereka.
Sama seperti United, Southampton pun akan kehilangan beberapa pilar mereka. Dan yang paling krusial adalah mereka masih akan tampil tanpa bek andalan Virgil van Dijk yang mengalami cedera. Bek muda Jack Stephens pun diprediksi akan mengisi pos yang ditinggalkan pemain asal Belanda. Bahkan, laga final EFL Cup inipun bisa menjadi debut bagi Martin Caceres yang didatangkan dengan gratis beberapa pekan lalu. Puel juga akan bergantung pada sosok Manolo Gabbiadini–yang langsung mencuri perhatian di Inggris–untuk bisa memberikan ancaman pada pertahanan United.
Kemenangan tentu akan menjadi incaran kedua pelatih yang baru menjalani musim pertamanya bersama masing-masing klub ini. Keberhasilan meraih trofi tentu akan menjadi pembuka era kepelatihan yang sukses baik bagi Mourinho ataupun Puel di klubnya masing-masing. Dan, trofi EFL Cup pun bisa menjadi modal mereka untuk membangun kesuksesan pada musim-musim berikutnya.

dom3minions.com www bola net Sumber: Supersoccer.co ID