Ribuan Orang Tentang Rencana Inggris Bombardir Suriah

Rimanews – Ribuan orang turun ke jalanan di kota London untuk memprotes rencana pemerintah Inggris membombardir wilayah Suriah menyusul aksi teror yang terjadi di Paris dua pekan lalu. Pada Selasa (01/12/2015) malam, sekitar 4.000 demonstran melakukan pawai dari House of Parliament di Westminster menuju markas partai berkuasa, Partai Konservatif, dan oposisi utama, Partai Buruh. Aksi tersebut dilakukan menjelang voting yang akan dilakukan parlemen untuk memutuskan apakah Inggris harus ikut melakukan serangan udara di Suriah atau tidak. Baca Juga Koalisi AS Mengaku Tak Sengaja Bunuh 54 Warga Sipil di Irak dan Suriah 3 Tentara Turki Tewas dalam Serangan Udara Pemerintah Suriah Banyak Muslim Inggris Ditangkap Terkait Terorisme, Tapi Tidak Terbukti Pelaku Penusukan di London Teriak “Saya Ingin Bunuh Muslim” Assad Tak Punya Masa Depan di Suriah “Kami berada di sini untuk tujuan yang sederhana, jangan bombardir Suriah,” ujar Lindsey German, salah satu pendiri gerakan Stop the War Coalition, saat berorasi di depan peserta aksi, dikutip dari Press TV . “Jangan pergi dan jangan bom negara, di mana kita akan membuat perang di sana semakin buruk,” tegasnya. “Jangan lakukan kesalahan yang sama seperti tahun 2001, 2003 dan 2011,” tambahnya lagi merujuk pada keterlibatan Inggris dalam perang di Afghanistan, Irak dan Libya. Pada Senin, Perdana Menteri David Cameron mengumumkan bahwa parlemen akan menggelar debat sehari pada Rabu untuk memutuskan apakah Inggris harus memperluas operasi serangan udara yang saat ini hanya dilakukan di Irak atau tidak. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Serangan Udara , Inggris , Perang Suriah , Eropa , Internasional

Sumber: RimaNews