Presiden Barcelona Disidang 13 Februari

Metrotvnews.com, Madrid: Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu didakwa atas tuduhan penggelapan pajak saat proses transfer Neymar pada 2013. Atas dakwaan itu, ia akan menjalani proses persidangan di Madrid, pada 13 Februari 2015. Kejahatan yang dilakukan Bartomeu terbilang besar. Pasalnya, ada dugaan ia membeli Neymar dengan cara menyuap ayahnya dan luput dari jerat pajak pemerintah Spanyol. Ketika itu, Bartomeu masih berstatus sebagai wakil presiden Barcelona. Ia naik jabatan menjadi Presiden lantaran Sandro Russel dilengserkan usai terjerat masalah hukum. Baca juga Barcelona Permak Hercules untuk Lolos ke Perempat Final Koke Optimistis Simeone Bertahan di Atletico “Real Madrid Beruntung Bisa Duduki Singgasana La Liga” Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Meski telah mencemarkan nama Barcelona, Bartomeu enggan mundur dari jabatannya. Justru, kepada sejumlah media Spanyol, ia berminat kembali mencalonkan diri di pemilihan presiden Barca mendatang. Terkait masalah ini, kubu Barcelona melontarkan klarifikasi. Mereka secara tegas menampik rencana Bartomeu. “Lengkap sudah kekesalan dan kekecewaan klub atas dakwaan terhadap Bartomeu. Barca menentang pengembangan klub dengan cara merusak citra. Hal ini dilakukan demi sejarah klub,” tulis situs resmi Blaugrana. (dpa-international.com) (HIL)

Sumber: MetroTVNews