Duit PKH Jangan Dipakai Beli Rokok, Kata Menteri Khofifah

Rimanews – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengimbau agar masyarakat yang menerima dana Program Keluarga Harapan (PKH) tidak membelanjakannya untuk hal yang tidak perlu. “Jangan dipakai beli pulsa, tapi untuk gizi balita, jangan dipakai suaminya untuk beli rokok,” kata Khofifah di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (19/04/2016). Baca Juga Wapres Apresiasi Peran Muslimat NU BPBD: Empat Warga Pidie Jaya Meninggal Dunia Korban Gempa Pidie, Satu Meninggal Puluhan Luka-Luka Ia menuturkan, masyarakat khususnya kaum ibu-ibu yang mendapatkan program PKH ibu hamil, bayi dan balita agar digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak. Jika sepulangnya menerima dana PKH kemudian diminta suaminya untuk beli rokok, Khofifah menyarankan agar tidak diberikan. “Kalau nanti pulang ditanya suaminya mana uang dari PKH, suaminya mau minta untuk beli rokok, jangan dikasih,” kata Khofifah di hadapan ibu-ibu penerima PKH. Dikatakannya, PKH untuk ibu hamil dan bayi seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi agar ibunya sehat dan anaknya lahir sehat. “Pendamping PKH harus memberikan penjelasan ini untuk gizi ibu hamil, untuk bayi dan balita, tidak boleh untuk lain-lain,” katanya. Khofifah menyebutkan besaran dana PKH untuk ibu hamil dan memiliki bayi dari kalangan tidak mampu sebesar Rp1,2 juta yang diberikan bertahap sebanyak empat kali dalam setahun. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Khofifa Indar Parawansa , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews