CDC: Separuh Gay dan Pria Biseksual di AS Rawan Terjangkit HIV/AIDS

Rimanews – Separuh dari jumlah pria gay dan biseksual berkulit hitam terancam mengidap HIV/AIDS, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat. Dalam laporan yang dirilis pada konferensi medis di Boston Selasa (23/02/2016) pekan lalu, CDC memperkirakan bahwa kemungkinan warga Amerika terjangkit HIV secara keseluruhan adalah satu berbanding 99. Baca Juga Delapan Mitos Tentang Virus HIV/AIDS Cegah AIDS, Prajurit TNI Diminta Jauhi Madon Penderita HIV/AIDS Kian Membludak Tapi, risikonya bervariasi dalam berbagai kelompok masyarakat. Sebagai contoh, untuk kaum gay kulit hitam perbandingannya adalah satu banding dua. Sementara untuk pria kulit putih yang normal kemungkinannya terjangkit HIV adalah satu banding 2.500. “Perbedaannya sangat kontras,” ujar dr Jonathan Mermin dari CDC, Daily Record melaporkan. Di Amerika, kebanyakan penderita HIV adalah gay. Dari sekitar 40 ribu penderita HIV baru setiap tahunnya di AS, 10 ribu di antaranya adalah pria gay dan biseksual berkulit hitam. HIV/AIDS sendiri awalnya bernama Gay-Related Immune Deficiency (GRID), yang berarti bersumber dari perilaku tidak sehat hubungan sesama jenis. Namun, sejak September 1982, CDC secara resmi mulai menggunakan istilah AIDS dengan alasan bahwa korbannya tidak lagi spesifik hanya pada kaum gay, tapi juga biseksual bahkan bayi yang baru lahir dari ibu yang mengidap penyakit ini. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Gay , LGBT , HIV/AIDS , Amerika , Internasional

Sumber: RimaNews