BW Sebut Jokowi Polos Tolak Remisi Koruptor

Rimanews – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Bambang Widjojanto mendorong adanya pembahasan lebih lanjut antara pimpinan KPK dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk membahas isu wacana remisi koruptor. Bambang mempertanyakan tujuan wacana tersebut digulirkan. “Saya dengar akan ada komunikasi antara pimpinan KPK dengan Menkumham, dan memang harus difasilitasi, karena biar sama gitu visi misinya,” tegasnya di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok (18/3/2015). Baca Juga 3 Serangan Sri Bintang Pamungkas yang Membuat Telinga Jokowi Merah Demokrat: Tak perlu menyindir kebijakan masa lalu Kata Presiden Jokowi soal “om telolet om” Presiden ingin kesepakatan dengan India segera dilanjutkan Jokowi minta Polri perhatikan ancaman teroris saat Natal Menurut Bambang kondisi saat ini semakin menarik sebab Presiden Joko Widodo justru menolak wacana tersebut. BW menyebut Jokowi sosok yang polos. “Saya baca di media Pak Jokowi bahwa secara individu dia menolak. Bayangin ada kebijakan negara yang presidennya dia enggak merasa, ini menarik banget situasi kayak gini. Pak jokowi kan dengan kejujuran dan kepolosannya,” tuturnya. Ia tidak mengerti apa yang menjadi dasar perombakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly. Bambang mempertanyakan perombakan PP tersebut untuk kepentingan pihak mana. Apalagi, lanjutnya, rencana perombakan tersebut belum melalui kajian. “Sebenarnya kebijakan itu untuk kepentingan siapa sih, PP itu pertanyaannya cuma satu yaitu sudah ada kajian belum sih, jangan karena ada kepentingan dan berpikir sesaat buat kebijakan yang merubah ubah, enggak bagus, harus dibicarakan dengan stakeholder,” tukasnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : BW , remisi koruptor , Menkum HAM , Jokowi , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews