Bambang Widjojanto Bantah Pertemuan Cikeas

RIMANEWS–Bantahan disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto, bahwa dirinya telah menyambangi kediaman pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. “Tidak ada dan tidak benar saya dipanggil ke Cikeas,” kata Bambang melalui pesan singkat, Selasa (7/1). Baca Juga Kader Mendukung Anies-Sandi, PDIP Dinilai Tetap Solid Beban Moral Partai NasDem Menangkan Ahok Partai Pendukung Tidak Lagi All Out Menangkan Ahok Bambang meminta kepada Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) agar tidak mempolitisasi kasus dugaan penerimaan hadiah dalam proyek Hambalang dan proyek lainnya dengan tersangka Anas Urbaningrum. “Kasus AY yang sedang ditangani KPK dan jangan menebar fitnah yang bisa menganggu proses penegakan hukum,” kata Bambang. Sebelumnya, Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Makmun Murod menyebut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mendatangi kediaman pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor. “Info yang kita terima dan sohih, kemarin Mas BW juga datang ke Cikeas jam 2 siang,” kata Makmun di kantor KPK, Selasa (7/1). Makmun tidak mengetahui maksud kehadiran Bambang di rumah SBY. Makmun menjelaskan Bambang menyambangi rumah SBY dengan didampingi oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Idrayana. “Saya enggak tahu apa terkait dengan pemanggilan Anas atau tidak,” kata Makmun. Namun, Makmun menduga kehadiran Bambang di Cikeas terkait dengan kasus dugaan penerimaan hadiah dalam proyek Hambalang dan proyek lainnya dengan tersangka Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. “Coba nanti diklarifikasi ke Mas Bambang. Dugaan mungkin ada permainan di balik ini di kasus Anas,” kata Makmun. (Wrh/rm/Bst) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Cikeas , Bambang Widjojanto , Kriminal , Cikeas , Bambang Widjojanto , Kriminal , Cikeas , Bambang Widjojanto , Kriminal

Sumber: RimaNews